Infeksi TORCH

Search our Site

|
031-534 9589

Pengambilan Darah di Rumah

Apabila memerlukan jasa pengambilan darah di rumah silakan menghubungi kami, staf kami akan membantu Anda!

Hubungi Kami!

Cytomegalovirus atau CMV merupakan virus yang dapat menginfeksi janin. CMV adalah infeksi yang paling sering ditemukan di negara berkembang. CMV dapat ditemukan di cairan tubuh dan dapat ditularkan melalui urine, liur, sperma, maupun lendir vagina.

CMV memiliki kemampuan untuk mengalami latensi / dorman, yaitu dapat “tidur” dan mengalami aktivasi / infeksi ulang saat kondisi tubuuh tidak fit.

Sama seperti pada toxoplasma, infeksi virus ini pada ibu sering tidak bergejala. Risiko infeksi CMV pada janin dari ibu yang terinfeksi hanyalah 4 - 5%, namun dampaknya pada bayi cukup berat.

Dampak Infeksi Cytomegalovirus Pada Bayi

Hal yang sering terjadi pada janin:

  • Gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan
  • Peradangan pada mata janin
  • Retardasi mental pada janin
  • Terbentuk kalsifikasi pada otak janin

Ada juga kelainan yang tidak langsung muncul namun baru ketahuan setelah bayi lahir dan tumbuh, misalnya gangguan fungsi pendengaran.

Herpes adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh virus Herpes simplex. Penularan pada ibu terjadi melalui kontak seksual, dan biasa mengenai daerah kemaluan, sehingga berisiko menularkan pada bayi melalui proses persalinan.

Pada bayi, penularan bisa terjadi lewat:

  • Saat dalam kandungan (5%)
  • Saat proses persalinan (85%)
  • Setelah bayi lahir (10%)

Gejala pada ibu biasanya berupa lesi di kulit yang melenting dan akan pecah mengeluarkan air yang biasanya terasa sangat perih.

Dampak Infeksi Herpes pada bayi:

  • Infeksi pada mata dan mulut bayi (lesi melenting)
  • Encephalitis (radang otak) pada kasus berat
  • Kerusakan fungsi organ dalam (bila terinfeksi saat hamil muda)

Selain ke-4 penyebab infeksi janin tersering di atas, ada juga penyebab infeksi lain yang lebih jarang ditemui, namun juga dapat menyebabkan infeksi dan gangguan pada bayi:

  • Sifilis
  • Varicella-zoster (cacar air)
  • Parvovirus B19

Umumnya ketiga agen ini dapat menyebabkan kelainan pada bayi, namun frekuensinya lebih jarang.

Lokasi VIVO Diagnostic